Takjil itu Bukan Makanan

Takjil itu Bukan Makanan
Lewat tulisan ini saya hanya mengingatkan bahwa telah terjadi pembelokan makna kata “Takjil”. Takjil itu bukan makanan.

Selama bulan Ramadan ini, kita sering mendengar kata “Takjil”. Di berita, di tv, di radio, bahkan di lingkungan sehari-hari. Bahkan di warung dan pasar juga sering terlihat tulisan “takjil”.

Beberapa restoran menulis “Tersedia Takjil Gratis buat Pelanggan”. Beberapa masjid juga menulis hal serupa.

Di media-media juga, termasuk di Kompas.com, bacalah berita ini:

TERKAIT:
• Takjil Juga Diperiksa BPOM
• Bonek Bagikan 600 Paket Takjil
• Angkasa Pura II Siapkan 10.000 Takjil
• Diselidiki, Kue Takjil Tewaskan 8 Orang

Seluruh berita itu menganalogikan kata Takjil sebagai makanan untuk berbuka puasa. Itu juga tergambar dari kalimat-kalimat orang-orang yang diwawancarai media.

“Ya, kami kesini untuk mencari takjil….”

Atau berdasarkan pertanyaan si wartawannya:
“Dimana Anda biasanya mencari Takjil?”.

Seolah kata “takjil” artinya makanan-makanan untuk hidangan berbuka puasa. Padahal kata takjil/ta’jil (تعجيل‎) artinya adalah “bersegera”, diambil dari hadist Nabi Muhammad SAW yang menyuruh untuk berbuka puasa dengan bersegera ketika telah sampai waktunya.

Takjil bermakna kita jangan menunda berbuka, saat berbuka tiba maka segeralah berbuka. Karena di Arab warganya suka berbuka dengan korma, maka korma ini disebut makanan untuk takjil, alias makanan untuk menyegerakan berbuka.

Istilah ini kemudian diadopsi oleh warga di Jakarta dengan menyebut kurma dan makanan untuk berbuka sebagai Takjil.

Namun, sepertinya ini baru terjadi 10 tahun terakhir. Sebab saat saya anak-anak dulu, jarang sekali kata “takjil” ini terdengar. Paling hanya di ceramah agama saat ustadz menjelaskan bahwa berbuka puasa itu sunah dipercepat dan diperlama saat sahur…

Namun seperti kebiasaan di negeri ini, apa yang dimuat media selalu menjadi pembenaran. Karena media, terutama tv selalu menyebut makanan untuk berbuka adalah Takjil, maka seolah semua kita sepakat menyebut Takjil untuk penganan berbuka itu.

Sehingga tak asing kalau mendengar ada teman yang bertanya:

“Udah beli Takjil belum?”
“Belum ada Takjil nih?”
“Takjilnya Cuma gorengan..”

Bukan mau menggurui, namun sebaiknya semua pengguna kata-kata, terutama media, kembalilah melihat kamus. Disana pengertian TAKJIL dengan jelas ditulis adalah “Mempercepat”. Dalam hal ini adalah mempercepat berbuka saat tiba waktunya.

Itu saja, jadi, TAKJIL itu bukan makanan.

Selamat menunaikan ibadah puasa.

Timnas Indonesia sudah Ditunggu Para Raksasa Asia

Timnas Indonesia sudah Ditunggu Raksasa Asia
REP | 29 July 2011 | 01:08 0 0 Nihil

Timnas Indonesia Ditunggu Para Raksasa Asia

Selesai sudah perhelatan leg ke-2 Kualifikasi Pra Piala Dunia Zona Asia. 15 negara sudah memastikan satu tempat. Sementara, 5 negara yang merupakan raksasa Asia, sudah menunggu. Mereka yang langsung lolos otomatis ke Putaran 3 itu adalah: Jepang, Korsel, Korut, Australia dan Bahrain.

Berikut penempatan negara yang akan menentukan pembagian grup nanti:

Pot 1 : Jepang, Australia, Korsel, Iran, Cina
Pot 2: Uzbek, Qatar, Jordania, Arab Saudi, Kuwait.
Pot 3 : Bahrain, Siria, Oman, Irak, UAE.
Pot 4 : Korea DPR, Thailand, Singapore, INDONESIA, Lebanon.

Berdasarkan hasil Pot itu, yang pasti, Indonesia tidak akan berada satu grup dengan negara yang satu pot. Indonesia sudah dipastikan terhindar dari Thailand, Korea Utara, dan Singapura.

Isi dari satu grup nanti adalah satu negara mewakili 1 pot. Jadi, jika apes, Indonesia bisa satu grup dengan JEPANG, ARAB SAUDI, dan BAHRAIN. Atau KORSEL, KUWAIT, IRAK. Bisa juga AUSTRALIA, UZBEKISTAN, SIRIA.

Namun dimana pun Indonesia nantinya berada, yang pasti, akan ada 3 laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno. Sebuah hiburan yang ditunggu-tunggu para pecinta sepakbola tanah air.

Di putaran III nanti, setiap grup terbagi atas 4 negara perwakilan 1 negara dari 1 pot. Di putaran 3 ini, hanya mencari Juara dan Runner Up. Dua negara dari masing-masing grup akan maju ke Putaran 4.

10 negara yang lolos ke putaran 4, akan dibagi menjadi 2 grup. Bertanding lagi untuk mencari Juara dan Runner Up yg langsung lolos ke Brasil. Nah, disini, peringkat 3 masing-masing grup masih akan bertanding lagi untuk memperebutkan satu tiket Play Off. Pemenangnya masih berpeluang jika menang dalam Play Off melawan pemenang Zona Oceania.

So, jalan masih panjang. Saatnya Indonesia berdiri sejajar dengan para raksasa Asia. Kebobolan 3 gol di kandang seperti saat lawan Turkmenistan memang memalukan dan mencemaskan. Namun kita masih punya waktu berbenah. Go Indonesia!

Kalahkan Turkmenistan! Jalan Masih Panjang…

Lawan Turkmenistan Harus Menang, Jalan Masih Panjang

Kamis malam, 28 Juli 2011, Gelora Bung Karno akan jadi saksi bagi perjalanan sepakbola Indonesia. Timnas Indonesia akan berlaga dalam leg kedua Kualifikasi Pra Piala Dunia 2014. Lawan yang dihadapi adalah Turkmenistan.

Keuntungan ada dipihak kita. Hasil seri 1-1 di Ashgabat, membuat langkah kita sedikit bagus untuk bisa melangkah ke putaran ke-3. Jalan sudah dibentangkan dengan luas. Ratusan ribu suporter di stadion serta ratusan juta penonton di tanah air siap memberikan dukungan apa saja demi Timnas. Jangan jadikan pertandingan itu sebagai pertandingan terakhir.

Sebenarnya Indonesia patut bersyukur dalam Pra Piala Dunia kali ini. Betapa tidak, Indonesia langsung lolos ke babak kedua, tanpa harus berlaga di putaran 1. Lawan yang kita hadapi juga Turkmenistan, yang faktanya, di peringkat FIFA masih berada di bawah Indonesia. Di putaran ke-2 ini Indonesia terhindar dari kekuatan Asia macam Arab Saudi, Qatar, China atau negara-negara ASEAN seperti Vietnam, Singapura, Thailand atau Malaysia.

Bayangkan dengan Juara AFF, Malaysia, yang harus berhadapan dengan Singapura. Artinya, salah satu dari mereka tidak akan maju ke putaran ke-3. Pada leg pertama di Singapura, negeri singa itu sukses menekuk Harimau Malaya dengan skor 5-3.

Dukungan yang besar serta stadion yang bagus, seharusnya membuat Timnas bermain lepas dan memenangkan pertandingan atas Turkmenistan.

Namun, harap dicatat, pemain-pemain Turkmenistan rata-rata adalah pemain klub yang berada di luar negaranya. Artinya, saat bermain di leg pertama dengan lapangan buruk, sebenarnya kemampuan terbaik mereka juga tidak terlihat. Saat bermain nanti di Senayan, kemungkinan kemampuan terbaik mereka akan keluar.

Jangan lupa dengan hasil Pra Piala Asia U-23 yang lalu, dimana Timnas kita hanya kalah 0-1 di Turkmenistan, namun justru kalah lebih besar 1-3 di Palembang. Jangan sampai peristiwa itu terulang kembali.

Kita sudah sangat lama tidak melihat putra-putra bangsa berdiri sejajar dengan negara-negara lain dalam ajang sepakbola. Padahal kita pernah merajai Asia, pernah semifinal Asian Games, dan gol Widodo C Putro pernah dinobatkan sebagai gol terbaik Asia.

Tidak ada kata lain selain menang dan lolos ke putaran ke-3. Jika lolos, setidaknya publik tanah air bisa menyaksikan 3 pertandingan lagi di Senayan. Jika lolos, Indonesia akan bergabung bersama dalam 20 negara Asia lainnya. ke-20 negara itu akan dibagi dalam 5 grup dengan masing-masing grup terbagi 4 negara. Setelah enam pertandingan, tandang dan kandang, akan diperoleh juara grup dan runner up grup yang akan maju ke putaran ke-4. Putaran ke-4 ini akan terdiri lagi dari 10 negara yang akan memperebutkan tiket langsung lolos Piala Dunia, jatah Play Off melawan wakil Oceania. Piala Dunia lalu, Bahrain gagal dalam play off, sehingga Selandia Baru yang berlaga ke Afrika Selatan.

Pada Piala Dunia lalu, Indonesia gagal ke putaran grup. Wakil Asia di Piala Dunia adalah Jepang, Korea Selatan dan Korea Utara. Untuk pertamakalinya tidak ada satu pun wakil dari Timur Tengah. Padahal Juara Piala Asia sebelumnya adalah Irak. Arab Saudi kalah dari Bahrain saat memperebutkan tiket Play Off, namun Bahrain gagal saat laga Play Off lawan Selandia Baru.

Di putaran grup nanti, sudah menunggu para raksasa Asia. Arab Saudi bahkan sudah mendatangkan Frank Rijkaard sebagai pelatih. Siapkah Indonesia satu grup dengan Jepang, Korsel, Korut, Qatar, Kuwait, Yaman, Oman, Thailand, Singapura, China, Vietnam, Iran, Irak.

Tahun ini, Palestina sudah masuk ke putaran ke-2. Meski kalah di leg pertama, bukan tidak mungkin justru prestasi mereka lebih tinggi dalam beberapa tahun lagi dibanding Indonesia.

Melawan Turkmenistan besok, pemain-pemain Indonesia harus bisa meredam emosi. Pemain-pemain Turkmenistan sering bermain memainkan emosi. Lihat saja banyaknya kartu kuning yang diterima pemain kita saat main di Turkmenistan. Padahal itu tidak semuanya layak diberi kartu kuning.

Lihat saat Okto Maniani masuk di injury time. Baru masuk lapangan, ngotot merebut bola dari kaki lawan dan langsung dapat kartu kuning. Beberapa menit kemudian pertandingan sudah bubar. Sayang sekali. Kebiasaan di liga tanah air yang wasitnya sering membiarkan pelanggaran, sedikit banyak berpengaruh pada kebiasaan pemain-pemain kita saat berlaga di event internasional.

Dulu, pemain seperti Ismed Syofyan sempat kaget karena diberi kartu merah. Menurutnya, pelanggaran itu biasa saja di ISL.

Jadi, jalan sudah terbuka lebar. Masa kalah sih?

Rendang, Salah Satu Masakan Paling Enak di Dunia versi CNN

Rendang, Salah Satu Makanan Paling di Dunia versi CNN

Sebagai orang Indonesia, Anda tentu sudah pernah merasakan enaknya Rendang. Ya, makanan khas Ranah Minang itu bisa disebut sudah sangat populer di tanah air. Bahkan, Rendang juga sangat poluler di negara tetangga Malaysia.

Baru-baru ini CNN membuat daftar makanan paling enak di dunia. Dari 50 makanan yang terjaring, hanya ada 1 makanan dari Indonesia. Ya, Rendang. Rendang masuk posisi ke-11, bersanding dengan makanan-makanan khas dunia lainnya.

Konon, mereka yang baru pertama kali melihat dan merasakan rendang, akan terheran-heran. Ada cerita, saat rombongan warga Indonesia yang dipulangkan dari Suriname dan akan ditempatkan di Pasaman Barat, setibanya di Pelabuhan Teluk Bayur langsung disambut dengan masakan rendang ini. Saat itu mereka gak yakin itu adalah makanan, mereka kira itu adalah kayu… He he he.

Rendang juga sangat praktis untuk mereka yang bepergian jauh. Naik Haji adalah salah satunya. Rendang jadi bawaan wajib rombongan asal Sumbar. Bahkan, sejak Bandara Minangkabau jadi salah satu bandara pemberangkatan haji, rombongan Bengkulu yang berangkat dari Padang selalu diberikan bawaan Rendang ini. Katanya sih ini termasuk salah satu perjanjian.

Ya, bagi Anda yang sudah pernah merasakan Rendang, saya ucapkan selamat. Anda telah mencicipi salah satu masakan paling enak di dunia…

Berikut daftar lengkapnya:

1. Massaman curry, Thailand
2. Neapolitan pizza, Italy
3. Chocolate, Mexico
4. Sushi, Japan
5. Peking duck, China
6. Hamburger, Germany
7. Penang assam laksa, Malaysia
8. Tom yum goong, Thailand
9. Ice cream, United States
10. Chicken muamba, Gabon
11. Rendang, Indonesia
12. Shepherd’s pie, Britain
13. Corn on the cob, global
14. Donuts, United States
15. Kalua pig, United States
16. Egg tart, Hong Kong
17. Lobster, global
18. Kebab, Iran
19. Nam tok moo, Thailand
20. Arepas, Venezuela
21. Croissant, France
22. Brownie and vanilla ice cream, global
23. Lasagna, Italy

23. So good, they gave it five levels.
24. Champ, Ireland
25. Butter garlic crab, India
26. Fajitas, Mexico
27. Montreal-style smoked meat, Canada
28. Pho, Vietnam
29. Ohmi-gyu beef steak, Japan
30. Goi cuon (summer roll), Vietnam
31. Parma ham, Italy
32. Ankimo, Japan
33. Fish ‘n’ chips, Britain
34. Maple syrup, Canada
35. Chili crab, Singapore
36. Texas barbecue pork, United States
37. Chicken parm, Australia
38. French toast, Hong Kong
39. Ketchup, United States
40. Marzipan, Germany
41. Stinky tofu, Southeast Asia
42. Buttered toast with Marmite, Britain
43. Tacos, Mexico
44. Poutine, Canada
45. Chicken rice, Singapore
46. Som tam, Thailand
47. Seafood paella, Spain
48. Potato chips, United States
49. Masala dosa, India
50. Buttered popcorn, United States

Ledakan Penduduk (Editorial Media Indonesia / Senin, 4 April 2011)

Ledakan Penduduk.

Tragedi Infrastruktur (Editorial Media Indonesia / Kamis, 7 April 2011)

Tragedi Infrastruktur.

Bubarkan Setgab (Editorial Media Indonesia / Jumat, 8 April 2011)

Bubarkan Setgab.

Kebangkrutan Moral Anggota DPR (Editorial MI Senin, 11 April 2011)

Kebangkrutan Moral Anggota DPR.

Kepentingan bukan Kesetiaan (Editorial Media Indonesia Senin 18 April 2011)

Kepentingan bukan Kesetiaan.

Menggali Akar Bom Bunuh Diri (Editorial Media Indonesia Sabtu, 16 April 2011)

Menggali Akar Bom Bunuh Diri.